Featured post

Keramaian di Puntuk

Puntuk street on IG

    Madiun juga punya Pasar khas nya sendiri seperti di Gang Puntuk ini,sepertinya warga Madiun sudah tak asing lagi dengan Pasar ini,karena pasar ini sudah ada sejak 1960-an.Berlokasi di Kelurahan Kejuron Kecamatan Taman Kota Madiun.Jika mendengar nama Gang Puntuk pasti warga Madiun mengaitkannya dengan barang lawas atau bekas.Pasar ini tempatnya juga sangat strategis karena berada dekat dengan tempat yang terkenal di Madiun,seperti Tugu Nol Km Madiun,CFD(yang diadakan setiap hari Minggu..yaiyaa masa setiap hari:v),Stasiun ,dll ..Googling aja banyak kok_-.
   Kembali ke barang lawas.Di Puntuk ini banyak ditemui penjual barang bekas,ya seperti surat kabar lama ,buku bekas,sepatu bekas,barang lama tukar baru(tukar tambah).Jika anda kehilangan buku pelajaran kesayangan anda niscaya pasti dapet kok di Puntuk murah pula...hehe,teman saya contohnya dia ingin beli buku basa Inggris baru dan ternyata di Gramedia mahal,akhirnya ia memutuskan untuk beli di pasar Puntuk dan dapet dengan harga miring sekali.
   Meskipun sudah tersaingi oleh beberapa pasar modern, tapi pasar ini tetep eksis di era yang serba digital ini (tak mau kalah dengan globalisasi).Para penjual disana rata" orang kalangan pas-pas an.Meskipun para penjual dibayangi faktor konsumen yang terbatas,tapi perasaan optimis dan fokus tetap terpencar di wajah mereka:).Ketika saya jalan" dan memotret di pasar punthuk banyak para penjual yang menyapa saya dan ingin sekali untuk dipotret,sedihnya saya mengabaikan mereka semua dan saya fokus memoto jalan saja,aku merasa ngena human interest nya.
 Di Punthuk ini kalian juga bisa lo menjual barang bekas kalian disana mulai dari buku,pakaian,sepatu,helm,botol bekas,dsb bisa kalian jual disini tapi tentunya dengan harga yang harus kalian diskusikan terlebih dahulu kepada yang kalian tawarkan barang tersebut,jika ingin langsung datangi saja lapak yang sesuai dengan barang yang akan kamu jual.
kios dan mesin jahit
    Di Puntuk ini juga ada museum lho.. yaaa museum Kliping"Rumah Kliping".Terdapat kumpulan sobek an koran,buku,majalah yang ditempel di dinding-dinding kalian pasti puas melihat macam" kliping retro.Sayang sekali pas saya mau mampir ternyata belum buka :(.

plang "rumah kliping"
   Saya menyebut Gang punthuk ini sebagai Malioboronya Madiun :v menurut saya lho ya.Karena sangat mengenakan sekali ketika masuk ke gang,suasananya seperti di Malioboro lah :) coba aja kalo gak percaya.Para pedagang, yang selama ini mempertahankan eksistensi dan legenda di lokasi tersebut tetap yakin, jika “Pasar Puntuk” akan terus memiliki pengemar atau pelanggan tersendiri, yang tidak pernah termakan waktu.Amiennn...sekian dari saya terima kasih:) semoga menghibur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Backpacker ke Semarang Hanya Bermodal 200 Ribu Rupiah Saja

Cerita Perjalanan ke Bukit Cumbri 638 mdpl